Judul : Humortivasi
Pengarang : Isa Alamsyah
Chef Editor : Asma Nadia
Desain sampul : Wasi Farikh Kendedes
Layout : Isa Alamsyah, Dita Fitriani, Rosmala Al Noer
Penerbit : Asma Nadia Publishing House
Tahun terbit : Mei 2015
Tebal buku : 224 hal
Siapa
bilang humor cuma buat bahan tertawa. Sebenarnya banyak banget manfaat humor
lho, asal Mbak dan Mas Bro tahu.
Di dunia
politik, humor menjadi alat kritik efektif.
Di dunia
pendidikan dan public speaking, humor adalah alat efektif pemecah kebosanan.
Dalam
pergaulan, humor bisa menjadi daya tarik pertemanan.
Di dunia
kesehatan, humor bisa menjadi bagian dari terapi.
Bahkan
humor bisa menjadi identitas budaya dan bangsa. Ciyus….miapah? Demi apa saja
boleh.
Anyway,
buku ini nggak hanya bikin kamu ngakak tetapi juga termotivasi. Doain jadi tren
biar lewat humor yang kesannya selewatan kita bisa memberi kontribusi untuk
perubahan dunia yang lebih baik. Maree…
Begitulah
sinopsis yang tertulis di belakang buku ini, lalu bagaimana pendapatku soal buku
ini? Sebelum kesana, mari mendengar curhatanku sebentar. Buku ini adalah satu
dari tiga buku yang tergabung dari paket motivasi Isa Alamsyah yang aku pesan di toko Asma
Nadia, tapi yang datang paket lain. Hanya buku ini satu-satunya di paket yang dikirim padaku…
huaaa… huaaa… hiks hiks. Padahal yang kubutuhkan kala itu bukan dari ketiga
buku yang datang… tapi ya sudahlah, sudah terlangjur di kirim, komplain ke
tokonya nggak direspon. So baca saja apa yang ada.
Masuk
ke pendapatku tentang buku ini, bukan buku fiksi jelas karena judulnya saja humortivasi.
Pak Isa dan timnya mengumpulkan humor satire dari berbagai belahan dunia (Karena
ada nama-nama negara lain juga hehehe), mengumpulkannya dalam buku ini, diolah
sesuai keadaan Indonesia, lalu memberikan penjabaran setelahnya. Buku ini dibuat
dengan harapan memotivasi pembacanya agar dari humor sindiran ini bisa
membenahi diri lebih baik.
Ya
aku setuju dengan isi buku ini, walaupun tidak tertawa saat membacanya
setidaknya ada yang bisa kupetik dari penjabarannya. Buku ini bagus untuk dibaca
setiap kalangan, karena bukan novel fiksi bertema percintaan atau lainnya,
mungkin akan sulit menarik pembaca remaja. Namun seperti aku yang memang suka
membaca novel fiksi, tapi mencoba mengembangkan kesukaan di jenis buku lainnya,
kalian juga harus mencoba membacanya. Karena setiap buku membawa ilmu yang
berbeda-beda, jadi kenapa tidak kita menyerap ilmu dari buku selain fiksi?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar