Judul :
Supernova – Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh.
Pengarang : Dee Lestari
Penyunting : Dhewiberta
Perancang
sampul : Fahmi Ilmansyah
Penata
aksara : Irevitari
& Bowo
Pemeriksa
acara : Intan & Pritameani
Simbol
sampul : Supernova web
Penerbit : Bentang Pustaka
Tebal
halaman : x + 322 hal
Menunaikan
ikrar mereka untuk berkarya bersama, pasangan Dimas dan Reuben mulai menulis
roman yang diberi judul Kesatri, Putri,
dan Bintang Jatuh.
Paralel
dengan itu, dalam kehidupan nyata, sebuah kisah terlarang terjalin antara Ferre
dan Rana. Hubungan cinta mereka merepresentasikan dinamika yang terjadi antara
tokoh Kesatria dan Putri dalam fiksi Dimas dan Reuben.
Tokok
ketiga, Bintang Jatuh, dihadirkan oleh seorang peragawati terkenal bernama Diva,
yang memiliki profesi sampingan sebagai pelacur kelas atas.
Tanpa ada
yang bisa mengantisipasi, kehadiran sosok bernama Supernova menjadi kunci
penentu yang akhirnya merajut kehidupan nyata antara Ferre-Rana-diva dengan
kisah fiksi karya Dimas-Reuben dalam satu dimensi kehidupan yang sama.
Dalam buku ini aku membaginya menjadi 3 kisah yang
saling berkaitan. Satu kisah tentang Dimas-Reuben. Satu lagi tentang Kesatria,
Putri, dan Bintang Jatuh. Terakhir tentang Supernova.
Dimas-Reuben,
pasangan ini ketemu di Amerika saat kuliah, lalu menjadi kekasih. Mereka
membuat sebuah janji, ikrar atau nazar, sepuluh tahun dari hari itu akan
membuat sebuah karya. Dan mereka menulis romance bersama tentang Kesatria,
Putri, dan Bintang Jatuh.
Kesatria,
Putri, dan Bintang Jatuh sendiri mewakili Ferre, Rana dan Diva. Ketiganya
sambung menyambung menjalin hubungan. Ferre sang Managing director, Rana yang
sudah berumah tangga dan bekerja di majalah, lalu Diva seorang model merangkap
pelacur kelas atas. Ferre jatuh cinta dengan Rana, demikian juga Rana
membalasnya karena kejenuhan hidup berumah tangga. Kemudian datanglah Diva yang
juga jenuh dengan kenaifan dunia. Diva jadi orang lain yang tiba-tiba menyukai
perasaan cinta berbunga-bunga Ferre (bukan mencintai orangnya). Kerena sudah
lama dia tak melihat perasaan tulus seperti itu. Di ujung cerita, cinta Ferre-Rana
teruji dengan sikap suami Rana yang berubah. Ferre terpuruk dan datanglah Diva.
Supernova.
Disini Supernova kuartikan sebuah elemen di dalam dan diluar dua kisah sebelumnya.
Dia berkomunikasi dengan Dimas-Reuben, dia berkomunikasi dengan Kesatria,
Putri, Bintang Jatuh. Supernova tidak bisa kujelaskan secara terperinci karena
aku sendiri belum tahu apa dan siapa supernova sebenarnya. Apakah Diva? Atau
ada orang lain.
Aku
suka interaksi Dimas dan Reuben, tapi tak mengerti apa yang mereka bicarakan
terutama apa yang dikatakan Reuben. Tentang Ferre, Rana dan Diva. Aku cuma
menyukai karakter Diva. Dia sosok yang serba bisa, berpikir jauh kedepan dan
jenius. Tapi sifat-sifat itu membuatnya mudah bosan, sakit sendiri jadinya. Dan
supernova disini berperan sebagai motivator anonim dari dunia maya.
Dee
juga berhasil membawa pasangan Dimas-Reuben yang dalam buku diceritakan sebagai
pasangan sejenis, tidak terbebani dengan penolakan masyarakat dan agama, juga
orang tua. Kisah cinta mereka juga tidak dihiasi adegan-adegan mesra yang
berlebihan. Dee memang sudah membaca keadaan orang Indonesia sebagai manusia
homophobic hingga membuat kisah tanpa kontrofersi atau kerana buku ini
dirancang tak mengekspos cinta Dimas-Reuben dari awal? Yang pasti cerita Dee
bisa diterima meski sulit dimengerti.
Buku
kesatu ini benar-benar tak kuketahui arah jalannya. Kata-katanya sulit
dimengerti dan hampir setiap halaman ada keterangan untuk kata-kata asing yang
tertulis. Ketika sudah masuk ke cerita Kesatria, Putri, dan Bintang jatuh baru
bisa mengerti. Hikmah yang aku tangkap disini satu yang paling mengena, bahwa
kehidupan yang monoton menghadirkan kebosanan yang luar biasa. Dan karena tak
mampu mengatasi kebosanan menjadikan kita membuat kesalahan fatal. Disini
dicontohkan dengan perselingkuhan. Maka dari itu, berhati-hatilah memperlakukan
kebosanan hidup.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar