Judul :
Supernova – Partikel
Pengarang : Dee Lestari
Penyunting : Hermawan Aksan &
Dhewiberta
Perancang
sampul : Fahmi Ilmansyah
Penata
aksara : Irevitari
Pemeriksa
acara : Tim Bentang
Ilustrator : Motulz
Simbol
sampul : Earth
Penerbit :
Bentang Pustaka
Tebal
halaman : x + 500 hal
Di pinggir
Kota Bogor, dekat sebuah kampung bernama Batu Luhur, seorang anak bernama
Zarah, dan adiknya, Hara, dibesarkan secara tidak konvesional oleh ayahnya,
dosen sekaligus ahli mikologi bernama Firas. Cara Firas mendidik anak-anaknya
mengundang pertentangan dari keluarganya sendiri.
Di balik
itu semua, masih tersimpan berlapis misteri. Antara lain, hubungan khusus Firas
dan sebuah tempat angker yang ditakuti warga kampung. Tragedi demi tragedi yang
menimpa keluarga akhirnya membawa Zarah ke sebuah pelarian sekaligus pencarian
panjang.
Di
konservasi orangutan Tanjung Putting, Zarah menemukan keluarga baru dan
kedekatannya kembali dengan alam. Namun, bakan fotografinya membawa Zarah lebih
jauh dari yang ia duga. Di London, tempat akhirnya Zarah bermarkas, ia
menemukan segalanya. Cinta, persahabatan, penghianatan. Termasuk petunjuk
penting yang membawa titik terang pencariannya.
Sementara
itu, di Kota Bandung, Elektra dan Bodhi akhirnya bertemu. Secara bersamaan,
keduanya mulai mengingat siapa diri mereka sesungguhnya.
Buku keempat ini tentang Zarah.
Zarah yang dididik ayahnya tak selayaknya anak-anak lain. Zarah yang jauh dari
campur tangan dunia luar selain ayah. Suatu hari ayahnya memperkenalkan Sebuah
bukit yang kata orang angker bukan main, dan disitulah awal petualangan Zarah
dimulai. Dari Ayahnya yang tiba-tiba hilang tapi meninggalkan jurnal-jurnal
aneh. Kemudian pertengkaran dengan kakek-nenek serta ibunya sendiri. Hanya
adiknya yang bersikap netral terhadapnya.
Zarah adalah anak yang pintar,
demi bisa mempelajari isi jurnal yang ditinggalkan ayahnya, untuk mencari
lelaki itu, Zarah mau sekolah. Lulus SMA, dia tak meneruskan kuliah.
Pertengkaran hebat dengan ibu membuatnya memilih keluar dari rumah. Hidup
sendiri, kerja sendiri dan menekuni bakatnya sebagai fotografer.
Suatu hari tanpa sengaja dia menang kontes foto grafi,
dan itulah yang membuatnya pindah ke Kalimantan. Tinggal di Kalimantan sampai
beberapa tahun, dia bertemu dengan Paul yang kemudian membawanya ke Inggris. Di
sana Zarah bertemu cinta, teman lama, juga penghianatan. Saat terpuruk itulah
Zarah mendapat pencerahan, mendapat petunjuk tentang siapa dirinya juga tentang
ayahnya.
Seri Partikel ini lebih rumit dari pada seri sebelum-sebelumnya.
Ceritanya amat panjang, hampir dua kali lipat Dari seri 1,2 &3. Aku tidak
suka awal-awal cerita, rumit. Apalagi soal pertengkaran keluarga, konflik Firas
keluarga, lingkuan dan pekerjaan. Hampir aku mengutuk buku ini, tapi tenang, biasanya
hal seperti ini dikarenan emosi pembaca yang terbawa dalam membaca cerita. Aku
baru menikmati dan bersahabat dengan
cerita setelah Zarah angkat kaki dari Bogor. Kalimantan adalah hal aku sukai
disini, interaksi dengan orangutan yang diasuh Zarah sangat menyentuh.
Pindah ke London, yang menyita perhatian adalah
bertemu cinta, tergila-gila hingga lupa segalanya. Kemudian bertemu teman lama,
lengkap sudah kebahagian itu. Namun nyatanya yang namanya kebagaian tidak
bernar-benar berpihak pada Zarah untuk waktu yang lama, penghianatan
menghancurkanya. Dan itu menurutku jadi karma pertama seorang Zarah. Baru dia
sadar setelah sebuah pertolongan dia dapat dari jutawan asal Indonesia yang
bermukim disana.
Dan aku sangat senang ketika akhirnya Zarah dapat
pemberitahuan dari S. Tandanya dia sudah dekat. Jadi tak sabar untuk membaca
pertemuan mereka semua!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar