Rabu, 17 Februari 2016

Supernova - Partikel



            Judul                                  : Supernova – Partikel
Pengarang                          : Dee Lestari
Penyunting                         : Hermawan Aksan & Dhewiberta
Perancang sampul              : Fahmi Ilmansyah
Penata aksara                     : Irevitari
Pemeriksa acara                 : Tim Bentang
Ilustrator                             : Motulz
Simbol sampul                   : Earth
Penerbit                              : Bentang Pustaka
Tebal halaman                    : x + 500 hal

Di pinggir Kota Bogor, dekat sebuah kampung bernama Batu Luhur, seorang anak bernama Zarah, dan adiknya, Hara, dibesarkan secara tidak konvesional oleh ayahnya, dosen sekaligus ahli mikologi bernama Firas. Cara Firas mendidik anak-anaknya mengundang pertentangan dari keluarganya sendiri.
Di balik itu semua, masih tersimpan berlapis misteri. Antara lain, hubungan khusus Firas dan sebuah tempat angker yang ditakuti warga kampung. Tragedi demi tragedi yang menimpa keluarga akhirnya membawa Zarah ke sebuah pelarian sekaligus pencarian panjang.
Di konservasi orangutan Tanjung Putting, Zarah menemukan keluarga baru dan kedekatannya kembali dengan alam. Namun, bakan fotografinya membawa Zarah lebih jauh dari yang ia duga. Di London, tempat akhirnya Zarah bermarkas, ia menemukan segalanya. Cinta, persahabatan, penghianatan. Termasuk petunjuk penting yang membawa titik terang pencariannya.
Sementara itu, di Kota Bandung, Elektra dan Bodhi akhirnya bertemu. Secara bersamaan, keduanya mulai mengingat siapa diri mereka sesungguhnya.

                Buku keempat ini tentang Zarah. Zarah yang dididik ayahnya tak selayaknya anak-anak lain. Zarah yang jauh dari campur tangan dunia luar selain ayah. Suatu hari ayahnya memperkenalkan Sebuah bukit yang kata orang angker bukan main, dan disitulah awal petualangan Zarah dimulai. Dari Ayahnya yang tiba-tiba hilang tapi meninggalkan jurnal-jurnal aneh. Kemudian pertengkaran dengan kakek-nenek serta ibunya sendiri. Hanya adiknya yang bersikap netral terhadapnya.
                Zarah adalah anak yang pintar, demi bisa mempelajari isi jurnal yang ditinggalkan ayahnya, untuk mencari lelaki itu, Zarah mau sekolah. Lulus SMA, dia tak meneruskan kuliah. Pertengkaran hebat dengan ibu membuatnya memilih keluar dari rumah. Hidup sendiri, kerja sendiri dan menekuni bakatnya sebagai fotografer.
Suatu hari tanpa sengaja dia menang kontes foto grafi, dan itulah yang membuatnya pindah ke Kalimantan. Tinggal di Kalimantan sampai beberapa tahun, dia bertemu dengan Paul yang kemudian membawanya ke Inggris. Di sana Zarah bertemu cinta, teman lama, juga penghianatan. Saat terpuruk itulah Zarah mendapat pencerahan, mendapat petunjuk tentang siapa dirinya juga tentang ayahnya.
Seri Partikel ini lebih rumit dari pada seri sebelum-sebelumnya. Ceritanya amat panjang, hampir dua kali lipat Dari seri 1,2 &3. Aku tidak suka awal-awal cerita, rumit. Apalagi soal pertengkaran keluarga, konflik Firas keluarga, lingkuan dan pekerjaan. Hampir aku mengutuk buku ini, tapi tenang, biasanya hal seperti ini dikarenan emosi pembaca yang terbawa dalam membaca cerita. Aku baru menikmati dan  bersahabat dengan cerita setelah Zarah angkat kaki dari Bogor. Kalimantan adalah hal aku sukai disini, interaksi dengan orangutan yang diasuh Zarah sangat menyentuh.
Pindah ke London, yang menyita perhatian adalah bertemu cinta, tergila-gila hingga lupa segalanya. Kemudian bertemu teman lama, lengkap sudah kebahagian itu. Namun nyatanya yang namanya kebagaian tidak bernar-benar berpihak pada Zarah untuk waktu yang lama, penghianatan menghancurkanya. Dan itu menurutku jadi karma pertama seorang Zarah. Baru dia sadar setelah sebuah pertolongan dia dapat dari jutawan asal Indonesia yang bermukim disana.
Dan aku sangat senang ketika akhirnya Zarah dapat pemberitahuan dari S. Tandanya dia sudah dekat. Jadi tak sabar untuk membaca pertemuan mereka semua!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar